Season 1
Cast:
Sakaguchi Kenji as Asada Ryuutarou
Inamori Izumi as Katou Akira
Mizukawa Asami as Satohara Miki
Koike Teppei as Ijyuuin Noboru
Natsuki Mari as Kitou Shoko
Kitamura Kazuki as Kirishima Gunji
Abe Sadao as Arase Monji
Sasaki Kuranosuke as Fujiyoshi Keishi
Kishibe Ittoku as Noguchi Keno
Ikeda Tetsuhiro as Kihara Takehiko
Di postingan sebelumnya, Saya membahas tentang salah satu manga terbaik Jepang yaitu Team Medical Dragon. Kali ini saya akan membahas drama yang diangkat dari manga tersebut dengan judul Iryu Team Medical Dragon.
Dalam drama season pertama ini, diceritakan tentang dr. Katou yang membutuhkan bantuan dari dr. Asada Ryutarou seorang ahli bedah jantung. dr. Katou membutuhkan keahlian bedah dr. Asada untuk membantu tesisnya tentang operasi Batista (operasi pemotongan dan pembuangan cardiomyophaty yang membesar secara tidak normal). dr. Asada akhirnya menyetujui permintaan dr. Katou dan mulai mencari anggota tim untuk melakukan operasi tersebut.
Satu per satu tim berkumpul mulai dari perawat operasi, asisten operasi, anestesi, teknikal, hingga dokter internis. Politik dan intrik dalam perebutan kekuasaan pun disajikan dengan sangat baik hingga membuat kita ikut kesal melihat tingkah laku profesor bagian spesialis jantung.
Jika dilihat sekilas, alur cerita di awal hampir sama seperti alur cerita di manga, meski ada beberapa perubahan. Namun karena drama ini hanya terdiri dari 11 episode, maka ada perubahan alur cerita dibagian akhir. Meski berubah, drama ini berakhir dengan baik dan berkesan.
Selain itu beberapa karakter dalam komik pun tidak sama. Seperti dr. Asada yang cuek, konyol dan eksetrik dalam manga menjadi dr. Asada yang serius dan dingin. Awalnya agak disayangkan, namun Sakaguchi Kenji (pemeran Asada Ryutarou) mampu membuat penonton menyukai dr. Asada versi yang berbeda. Lalu dr. Kitou (profesor bagian ER) yang seharusnya diperankan oleh pria, berubah menjadi wanita. Namun perubahan dr. Kitou ini justru membuat dirinya terlihat menonjol sebagai satu-satunya profesor perempuan di Meishin University Hospital.
Drama ini sangat saya rekomendasikan bagi Anda pecinta drama Jepang. Meski fokus dalam bidang kedokteran dengan segala detail istilah kedokteran, namun penjelasannya mudah dipahami. Drama ini juga mampu membuat Anda tertawa, terharu, menangis, hingga tegang mengikuti jalannya operasi. Perjuangan dokter muda dan dokter yang ingin mengubah dunia kedokteran pun tersaji dengan baik. Apalagi tentang hubungan dokter dan pasien yang mungkin bisa membuat Anda sedikit menitikkan air mata.
Drama ini sendiri bisa ditonton lewat beberapa website seperti www.mysoju.com atau www.epdrama.net. Jika Anda tidak menyukai menonton lewat internet, maka Anda bisa membeli DVD drama ini.
PS: bagi Anda yang tidak tahan melihat darah, sebaiknya tidak menonton drama ini. Selain itu banyak adegan yang mungkin kurang nyaman bagi beberapa orang.
Regards,
Bias
Filed under: Drama Review | Leave a Comment »


